Kamis, 27 Januari 2011

The King is Dead (The Decemberists album)

Singles dari album "The King Is Dead":
1. "Down By the Water"
Dirilis: November 2010
2. "This Is Why We Fight"
Dirilis: 25 Januari 2011

"The King Is Dead" adalah album studio keenam dari The Decemberists, yang dirilis pada Capitol Records pada bulan Januari 2011.

Latar belakang

Album ini direkam selama musim semi tahun 2010, dengan sebagian besar dibuat dalam jangka waktu enam minggu di sebuah gudang yang dinamakan Pendarvis Farm, dekat Portland, Oregon. Judul album telah dispekulasi untuk memberi penghormatan kepada album The Smiths di tahun 1986, The Queen Is Dead. sebagian besar lagu disebabkan pengaruh dari vokalis Colin Meloy pada band. Tucker Martine bertindak sebagai co-produksi untuk album ini. Tiga dari sepuluh lagu telah dinyanyikan secara live pada tahun 2010, yaitu "Down By the Water", "Rise to Me", dan "June Hymn". Meloy telah mengutip bahwa musik dalam album ini banyak dipengaruhi dari band R.E.M., dan tiga lagu, "Don't Carry It All", "Calamity Song", dan "Down By the Water" merupakan fitur bersama gitaris R.E.M. Peter Buck. Album ini dirilis pada tanggal 18 Januari 2011. Pada tanggal 26 Januari 2011, album ini menjadi album pertama band pada no. 1 di Amerika Serikat.

Down By the Water

Single pertama, "Down By the Water" merupakan fitur Peter Buck dan penyanyi/penulis lagu Gillian Welch atas kontribusinya pada 12-string gitar dan vokal pada harmoni. Lagu ini juga mengingatkan pada musik harmonika dari Neil Young pada lagu "Heart of Gold", dan lagu ini juga telah dibandingkan dengan musik Bruce Springsteen. Lagu ini merupakan fitur lagu untuk free download pada tanggal 2 November 2010 pada website resmi band.

Daftar lagu

1. Don't Carry It All
2. Calamity Song
3. Rise To Me
4. Rox In the Box
5. January Hymn
6. Down By The Water
7. All Arise!
8. June Hymn
9. This Is Why We Fight
10. Dear Avery


Personel:
●Jenny Conlee - piano, accordion
●Chris Funk - lead guitar
●Colin Meloy - vocals, guitar
●John Moen - drums
●Nate Query - bass

Musisi tambahan:
●Peter Buck - guitar
●Gillian Welch - vocals
●Laura Viers - vocals
●Annalisa Tornfelt - Violin
●Dave Rawlings - vocals
●Tucker Martine - percussion.

Rabu, 26 Januari 2011

Prospekt's March (Coldplay "EP")

Singles dari "Prospekt's March":
1. "Life in Technicolor ii"
Dirilis: 2 Februari 2009

"Prospekt's March" adalah sebuah EP dari band rock alternatif dari Inggris, Coldplay, yang dirilis pada tanggal 21 November 2008 di Eropa dan Jepang, dan di seluruh dunia pada minggu berikutnya. Ini merupakan tampilan beberapa lagu yang tersisa dari sesi studio untuk album studio keempat mereka, Viva la Vida or Death and All His Friends.

EP ini juga tersedia dalam edisi deluxe dari album Viva la Vida. Tampilan cover EP ini merupakan lukisan asli dari Eugene Delacroix, Battle of Poitiers, mirip dengan cover art yang tampil di album Viva la Vida or Death and All His Friends. Pada tanggal 5 November, Coldplay menawarkan ulasan eksklusif EP ini melalui facebook dan website mereka.

Lagu "Glass of Water" memasuki iTunes Top 100 songs dan terus dinyanyikan band pada penampilan live mereka di 4Music. Lagu "Life in Technicolor II" menunjukkan debutnya pada nomer #90 di UK Singles Chart meskipun tidak dirilis sebagai single resmi. Sejak saat itu telah dikonfirmasi untuk menjadi single pertama EP ini. Lagu itu kemudian memuncak di #28 pada perilisan fisik pada tanggal 8 Februari 2009, dan dinominasikan pada Grammy Awards ke-52 untuk kategori Best Rock Performance by a Duo or Group with Vocal dan Best Short Form Music Video.

Pada Januari 2010, Prospekt's March ini telah terjual mencapai 537.000 copy di seluruh dunia.

Rekaman & Rilis

Sepanjang rekaman album Viva La Vida, Coldplay mengkofirmasikan kepada penggemarnya melalui website mereka untuk beberapa judul lagu yang terungkap selama perekaman. Judul "Poppyfields" pertama kali diungkapkan pada bulan September 2007, pada akhir Oktober 2007, pesan juga menyatakan lagu "Famous Old Painters" and "Glass of Water", telah ditulis dan sedang dipertimbangkan untuk masuk dalam album studionya itu, Prospekt's March EP muncul pertama kali pada bulan Desember pada tahun yang sama, awalnya semua rekaman lagu-lagu dalam EP ini diberi judul "Prospekt", memperkuat rumor bahwa ini akan menjadi judul album studionya. Tapi lagu-lagu ini tidak dibuat untuk daftar lagu pada album, sehingga lagu-lagu ini ditampilkan di Prospekt's March EP, kecuali untuk Famous Old Painters yang pernah dirilis untuk album.

Daftar lagu

Coldplay menkonfirmasikan lima lagu untuk Prospekt's March pada tanggal 3 Oktober 2008, semua lagu ini merupakan sisa lagu-lagu yang belum selesai yang rencana dimasukkan pada album Viva la Vida or Death and All His Friends. Daftar lagu untuk EP ini berubah menjadi delapan lagu pada 5 Oktober 2008. Enam dari delapan lagu merupakan rekaman baru dari band. Semua lagu ditulis oleh Semua anggota band, kecuali perekaman.

1. "Life in Technicolor ii" 4:05
2. "Postcards from Far Away" 0:48
3. "Glass of Water" 4:44
4. "Rainy Day" 3:26
5. "Prospekt's March/Poppyfields" 3:39
6. "Lost+" (feat. Jay-Z) 4:18
7. "Lovers in Japan (Osaka Sun Mix)" 3:58
8. "Now My Feet Won't Touch the Ground" 2:29

iTunes bonus video:
9. "Viva la Vida (Music video)" (Anton Corbijn version) 4:08

Jumat, 21 Januari 2011

Viva la Vida or Death and All His Friends (Colplay album)

Singles dari album Viva la Vida or Death and All His Friends:
1. "Violet Hill"
Dirilis: 29 April 2008
2. "Viva la Vida"
Dirilis: 7 Mei 2008
3. "Lovers in Japan"
Dirilis: 4 November 2008
4. "Lost!"
Dirilis: 10 November 2008
5. "Strawberry Swing"
Dirilis: 14 September 2009

Viva la Vida or Death and All His Friends, atau bisa disebut dengan Viva la Vida, adalah album studio keempat dari band rock alternatif Inggris, Coldplay, dirilis pada tanggal 11 Juni 2008 di studio Parlophone. Album ini diberi nama setelah kalimat frase Spanyol yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris yaitu "long live life". Lirik lagu dalam album ini berisi arti referensi hidup, kematian dan perang.

sesi rekaman untuk album ini berlangsung selama bulan Juni 2007 hingga April 2008 dan diproduksi oleh Jon Hopkins, Rik Simpson, Markus Dravs dan Brian Eno. Album ini adalah yang pertama diproduksi oleh Eno. Band ini memaksa diri untuk mengeksplorasikan gaya eksperimentalnya dengan suara yang berbeda di album ini, dan memperluas untuk musik mereka ketika merekam album Viva la Vida. Band ingin membuat album ini lebih pendek dari 42 menit. Sebagai hasilnya, album ini lebih panjang dari yang mereka harapkan. Pengembangan album menunda tanggal rilis beberapa kali.

Album ini saat diluncurkan mendapat pujian kritis dan sukses secara komersial. Lima single telah dirilis dalam promosi album, "Violet Hill" dan "Viva la Vida" pada Mei 2008, "Lovers in Japan" dan "Lost!" pada November 2008, dan "Strawberry Swing" pada September 2009. "Viva la Vida" menjadi lagu pertama band untuk mencapai nomor satu di Amerika Serikat dan Inggris. Album ini mendapat tanggapan positif dari kritikus musik pada umumnya, dan memenangkan Best Rock Album pada Grammy Awards 2009. Album ini merupakan album dengan penjualan album terbaik 2008. Album ini kembali dirilis pada tanggal 25 November 2008 dalam format deluxe edition, yang berisi cd album asli dan cd Prospekt's March EP. Album dan EP kemudian terjual mencapai 9 juta kopi di seluruh dunia, dan album Viva la Vida menjadi album terlaris untuk format download sepanjang masa.

Latar belakang

Pada bulan Oktober 2006, dua minggu setelah bassis Guy Berryman menyambut kelahiran putri pertamanya, beredar berita bahwa Coldplay tidak memiliki jadwal tour atau rekaman pada saat itu, penggemar bertanya-tanya apakah album baru mereka tidak akan dirilis hingga 2010. Menampik berita tersebut, Ambrosia Healy, juru bicara untuk lebel Capitol Records, mengirim pesan e-mail kepada MTV bahwa band tidak perlu memaksakan diri untuk terburu-buru mengeluarkan album. Namun, Healy menjelaskan bahwa Coldplay sedang menikmati banyak istirahat, dan tidak ada jadwal untuk melanjutkan album studio ketiganya, X&Y.

Album ini dikerjakan mulai bulan November 2006, hanya terganggu oleh Tour Amerika Latin yang dilakukan pada bulan Maret 2007.

Rekaman

Pada bulan Januari 2007, selama wawancara pada BBC Radio 4, musisi dan produser rekaman Inggris Brian Eno mengungkapkan bahwa ia akan memproduksi album. Selama rekaman, website Coldplay waktu mengerjakan sesi rekaman dengan Eno dan Markus Dravs, menyatakan bahwa lirik dalam album ini jauh lebih abstrak, jauh lebih visual dari lirik di album sebelumnya. Selain itu, Martin akan membuat transisi vokal dari ciri khas suaranya yang dibuat bernada rendah mendaftar. Hal ini dieksplorasi dalam lagu "Yes", sebagai ciri utama dari lagu, sebenarnya ini terinspirasi oleh band The Velvet Underground, lagu ini merupakan vokal Chris Martin terendah yang pernah direkam atas saran produser Brian Eno untuk membuat setiap suara lagu yang berbeda dalam album. Drummer Will Champion mengatakan dalam sebuah wawancara dengan MTV: "Salah satu hal utama kami mencoba untuk berfokus pada rekaman yang merubah vokal Martin, karena dia memiliki suara yang mudah dikenali."

Kemudian, pada bulan Juli, Coldplay mengungkapkan bahwa album ini menjadikan musik dengan pengaruh aliran Hispanik setelah direkam di negara-negara berbahasa latin seperti di Meksiko di Amerika Latin dan Spanyol di Eropa. Namun, itu menekankan bahwa pengaruh itu tidak dalam suara tertentu tetapi pada keseluruhan lagu. Pada situs web mereka, band ini menjelaskan kalau mereka memakai gitar akustik dan peralatan rekaman dasar untuk bereksperimen dengan suara tertentu.

Sepanjang rekaman untuk album ini, Coldplay berkomunikasi dengan penggemarnya melalui situs web mereka, dan pada akhir Oktober 2007, pesan di coldplay.com menjelaskan bahwa dua lagu baru, "Famous Old Painters" dan "Glass of Water", telah ditulis dan sedang dipertimbangkan untuk album ini. Pengumuman ini menandakan pada penundaan pelepasan album lebih lanjut, pada awal Desember, berita lain menyatakan rekaman sudah hampir selesai, dan mengatakan bahwa artikel-artikel baru terus dikumpulkan. Artikel itu dinamakan "Prospekt", yang memperkuat rumor bahwa ini akan menjadi judul album. Pada bulan Januari, sementara Coldplay mengumumkan dua lagu lagi, "Lovers in Japan" dan "Strawberry Swing", mereka menyangkal kalau album ini berjudul "Prospekt".

Martin mengungkapkan ia telah membaca banyak novel dari Charles Dickens selama proses perekaman yang telah memberi kontribusi pada citra visual yang kuat pada lagu seperti "Violet Hill" dan "Cemeteries of London".

Ketika ditanya tentang mengapa lagu "Lovers in Japan" memiliki sekuel lagu tambahan, bassis Guy Berryman menjelaskan bahwa band ini tidak bisa membuat pikiran mereka, karena mereka sudah mendiskusikan bahwa mereka tidak ingin lagu tambahan di album, dan sebaliknya mereka ingin memasukkan 10 lagu pada album dan durasi album diharapkan di bawah 42 menit. Dia menambahkan bahwa alasan memberi dua judul dalam daftar lagu album ini disebabkan karena penyanyi lagu Amerika, Justin Timberlake juga melakukannya untuk albumnya, FutureSex/LoveSounds (2006).

Pada tanggal 18 Juli 2009 dua lagu demo dari sesi awal rekaman album Viva la Vida bocor ke Internet, sebelumnya terdengar lagu "Bloodless Revolution" dan versi awal single album Viva la Vida yaitu "Lovers in Japan". Sehari kemudian lagu demo lain, yang berjudul "St Stephen" muncul online. Pada tanggal 20 Juli 2009, enam lagi lagu demo yang bocor, yaitu: "The Fall of Man", "The Man Who Swears", "The Man Who Swears II", "First Steps", "Loveless" dan "Goodbye and Goodnight".

Tema album

Album ini berisi berbagai tema yang berbeda seperti cinta, perang, dan revolusi. Berbeda dengan tema album-album sebelumnya yang memiliki pendekatan lebih universal, yang kurang berurusan dengan masalah pribadi dan lebih dengan masalah kemanusiaan. Lagu-lagu seperti "Life in Technicolor II", "Violet Hill" dan "Death and All His Friends" berbicara tentang perang dan politik. Martin menyatakan lirik "Violet Hill" adalah komentar pada harian Fox News. "Violet Hill" juga dianggap lagu protes anti-perang pertama dari band. lagu-lagu lain, seperti "Lovers in Japan/ Reign of Love" dan "Yes" adalah tentang cinta dan keinginan. Tema revolusi merupakan bagian penting dari album dan promosi perusahaan. Coldplay menggunakan kostum seperti pahlawan revolusi Perancis melalui Viva La Vida Tour dan video yang dihasilkan untuk single album ini.

Desain grafis

Karya seni untuk album Viva la Vida or Death and All His Friends dirancang oleh Coldplay dan Tappin Gofton, terakhir mereka merancang album X&Y tiga tahun sebelumnya. Gaya desain untuk album ini mengambil waktu sebulan akan selesai, itu awalnya dikembangkan dari satu set sketsa skala besar dan lukisan typo ekspresif. Tulisan lirik dan judul lagu dicat di peta tua, buku, salinan dari lukisan tua, surat kabar dan berbagai macam hal. Yang dilakukan terakhir adalah difoto dan kemudian beberapa tipografi tambahan ditambahkan oleh komputer.

Hampir semua trek dari album dan Prospekt's March EP memiliki satu atau lebih gambar grafis. Pada buklet album ada sembilan lukisan yang dibuat oleh band. Yang pertama adalah peta biru dari Brasil yang termasuk bagian dari lirik dari lagu "Glass Air" yang dicat putih. Namun, gambar itu kemudian dikerjakan ulang dan digunakan sebagai karya seni untuk lagu "Lost!". Lukisan kedua pada buklet menggambarkan lagu "42". Gambar terdiri dari bagian dari komposisi lagu ditulis dengan latar belakang merah, dengan garis hitam yang meliputi pusat.

Desain untuk lagu "Cemeteries of London" berisi ilustrasi London, judul lagu dan latar belakang warna ungu yang berantakan. Sebagian dari lirik ditulis di atasnya. Desain visual untuk lirik lagu "Reign of Love" digambarkan dalam background warna hijau. Di tengah-tengah booklet ini, sebagian besar lirik album ditulis di tengah-tengah objek yang dikenali. Karya seni untuk lagu "Yes" dilukis dengan gambar jantung yang robek. Karya seni untuk lagu "Death and All His Friends" dibuat dengan gambar gunting dan kertas, dan lirik lagu ditulis pada desain. Halaman terakhir dalam booklet yang sederhana ini, yaitu dilukis dengan sebuah angka romawi dari angka 7 dengan warna merah dan hijau pada latar belakang warna kuning. Beberapa lukisan-lukisan ini juga ditampilkan di layar selama tour dunia Viva La Vida.

Ada tiga cover untuk album ini. Penutup depan untuk edisi standar adalah lukisan dari Eugene Delacroix, berjudul Liberty Leading the People, yang sedikit diubah untuk cover dengan menggunakan kuas cat putih untuk menggambar "VIVA LA VIDA". Edisi Prospekt's March menggunakan kata-kata yang sama, tapi dicat warna perunggu yang lebih besar, juga cover untuk Prospekt's March EP yang juga menggunakan lukisan Eugene Delacroix yang lain (Battle of Poitiers). Cover ini digunakan untuk album Asian Tour edition, yang memiliki kata "VIVA" dicat dalam garis-garis warna merah dan hitam dengan latar belakang warna putih, ini lukisan yang sama yang digunakan sebagai halaman awal website resmi Coldplay selama periode ini, ini diciptakan oleh band dan dicat oleh drummer Will Champion pada dinding studio bernama The Bakery.

Pressing dari album Viva la Vida dikemas sangat luar biasa. Bagian depan dan belakang album, yang pertama berisi booklet album ini, sedangkan yang kedua berisi disk yang mana bagian depan menunjukkan sebuah lukisan yang mencakup kata-kata "Coldplay" dan "Viva la Vida" yang digambarkan dua kali dengan latar belakang warna hitam.

Rilis dan promosi album

Dalam wawancara pada majalah Rolling Stone, vokalis Chris Martin mengumumkan tanggal rilis dan judul album, Viva la Vida, yang merupakan frase Spanyol yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris yaitu "long live life". Ini mengambil nama sebuah lukisan dari Frida Kahlo, seniman terkenal Meksiko pada abad ke-20. Seni cover album ini merupakan lukisan tahun 1830 dari Eugene Delacroix yang berjudul Liberty Leading the People. Pada tanggal 10 April 2008. Jurnal entri baru muncul di website band yang mengumumkan daftar lagu dan tanggal rilis album, serta mengisyaratkan pada lagu baru yang akan diumumkan sebelum rilis album. Lagu "Violet Hill" telah dikonfirmasi sebagai single pertama dari album Viva la Vida, dirilis tanggal 5 Mei. Pada bulan Mei 2008, Coldplay tampil dalam iklan Apple iTunes dengan lagu "Viva la Vida".

coldplay.com telah diupdate pada akhir April untuk mengungkap karya seni dari album Viva la Vida serta perilisan bebas dari single "Violet Hill", yang tersedia untuk di-download selama satu minggu dari 29 April 2008. Album ini bocor sekitar 5 Juni dan band memutuskan untuk membuat album yang tersedia untuk streaming melalui profil halaman MySpace mereka dari jam 8:30 tanggal 6 Juni. Pada tanggal 25 Juni 2008, band ini menjadi band ketiga yang pernah tampil pada acara The Daily Show with Jon Stewart, dan menyanyikan lagu "42" dan "Lost!". Pada tanggal 27 Juni jam 07:00, Coldplay memulai melakukan Today Show outdoor, tampilan live di jalanan luar Rockefeller Plaza, New York. Band tampil pada acara The Late Show with David Letterman pada 30 Juni dan pada acara The Tonight Show with Jay Leno pada tanggal 17 Juli.

Pada bulan Agustus 2008, Coldplay mengumumkan akan merilis sebuah EP, Prospekt's March, terdiri dari bahan yang belum dirilis dari sesi rekaman album Viva la Vida. Album ini dirilis ulang pada tanggal 25 November 2008 pada edisi deluxe, berjudul Viva la Vida - Prospekt's March Edition. Ini berisi lagu dari album asli dan album Prospekt's March.

Setting panggung untuk Viva la Vida Tour terdiri dari tahap bawah utama ditelanjangi dan dua panggung, Coldplay juga tampil di antara para penonton di bagian belakang tempat dalam satu set akustik khusus. Dari layar video raksasa di panggung, band memilih enam bola lampu raksasa menggantung yang ditampilkan pada gambar. band ini mulai melakukan tour konser di Brixton Academy dan tampil di Madison Square Garden pada tanggal 23 Juni, dan mengakhiri tour mereka di Barcelona. Tour berakhir pada bulan Maret 2010 di Amerika Latin yang terdiri dari 172 konser.

Penerimaan
Komersial kinerja


Album ini sukses di seluruh dunia. Dalam minggu pertama rilis debutnya menduduki nomor satu di 36 negara. Di Inggris, album ini terjual mencapai 125.000 copy di hari pertama rilis dan 302.074 dalam tiga hari, dan memulai debutnya di nomor satu. Dalam minggu kedua, album ini terjual lagi mencapai 198.000 copy, yang mendapatkan sertifikasi platinum. Album ini terjual lebih dari 500.000 copy dalam 10 hari sejak rilis, di Inggris album ini mengalahkan penjualan album Coldplay sebelumnya, X&Y.

Debut album ini mencapai penjualan 41.041 copy di Australia dan sejak itu telah disertifikasi 4x platinum. Di Amerika Serikat, terjual mencapai 316.000 copy di hari pertama, dan 720.000 di minggu pertama rilis, menekan tempat nomor satu selama dua minggu, dan hampir menyamai penjualan album X&Y di minggu pertama. Album ini telah disertifikasi double platinum oleh Asosiasi Industri Rekaman Amerika untuk pengiriman lebih dari dua juta kopi.

Pada akhir tahun 2008, album ini telah terjual sebanyak 2.144.000 copy, sehingga album ini menjadi album terlaris kedua di Amerika Serikat. Pada 8 Juli 2009, menurut SoundScan album ini telah terjual mencapai 2.509.536 copy di Amerika Serikat. Secara global, ini adalah album terlaris tahun 2008, dan pada September 2009 album itu terjual lebih dari 8,1 juta copy di seluruh dunia dan menjadi album terlaris untuk versi download sepanjang masa.

Daftar lagu

Semua lagu ditulis oleh Guy Berryman, Jonny Buckland, Will Champion, dan Chris Martin, kecuali perekaman. Trek 5, 6, dan 10 berisi dua lagu yang terpisah pada masing-masing lagu, dua lagu terakhir yang tersembunyi dan tidak terdaftar di sampul album.

1. "Life in Technicolor" 2:29
2. "Cemeteries of London" 3:21
3. "Lost!" 3:55
4. "42" 3:57
5. "Lovers in Japan/Reign of Love" 6:51
6. "Yes" (termasuk hidden track "Chinese Sleep Chant") 7:06
7. "Viva la Vida" 4:01
8. "Violet Hill" 3:42
9. "Strawberry Swing" 4:09
10. "Death and All His Friends" (termasuk hidden track "The Escapist") 6:18

Bonus track:
11. "Lost?" (Jepang dan iTunes) 3:40
12. "Lovers in Japan (Acoustic Version)" (iTunes pre-order) 3:49
13. "Death Will Never Conquer" (dirilis di Jepang pada album Prospekt's March edition) 1:16

Tour Edition DVD:
Di beberapa negara Asia, edisi khusus dari album ini dirilis dengan sebuah DVD termasuk lima video resmi dari album Viva la Vida dan video untuk lagu "Life in Technicolor II", dari Prospekt's March EP.

DVD:
1. "Violet Hill"
2. "Viva la Vida"
3. "Lost!"
4. "Lovers in Japan"
5. "Life in Technicolor II"
6. "Strawberry Swing"

Kamis, 20 Januari 2011

Steel Magnolia (Steel Magnolia album)

Singles dari album "Steel Magnolia":
1. "Keep On Lovin' You"
Dirilis: 14 September 2009
2. "Just By Being You (Halo and Wings)"
Dirilis: Juli 2010
3. "Last Night Again"
Dirilis: 6 Desember 2010

"Steel Magnolia" adalah debut self-titled album dari duo musik country yang bernama sama, Steel Magnolia, yang beranggotakan Meghan Linsey dan teman lelakinya, Joshua Scott Jones. Album ini dirilis pada 11 Januari 2011 melalui Big Machine Records. Sebelum merilis album, duo ini merilis sebuah EP yang berjudul sama dengan namanya dan nama album studionya, Steel Magnolia - EP pada tanggal 23 Februari 2010. Album ini berisi 3 single andalan: "Keep On Lovin' You", "Just By Being You (Halo and Wings)" dan "Last Night Again". Dua single pertamanya mencapai Top 40 di Billboard Hot Country Songs chart, sedangkan single ketiga dirilis pada tanggal 6 Desember 2010.

Setelah banyak penundaan untuk merilis album ini. Debut album ini menduduki Top 10 dari Billboard 200 dan Billboard Top Country Albums di nomor 7 dan nomor 3. Dipembukaan minggu pertama, album ini terjual mencapai 28.346 copy di Amerika Serikat.

Daftar lagu

1. "Ooh La La" (Joshua Scott Jones, Meghan Linsey)
2. "Keep On Lovin' You" (Chris Stapleton, Trent Willmon)
3. "Just By Being You (Halo and Wings)" (Britton Cameron, Patricia Conroy)
4. "Edge of Goodbye" (Jones, Linsey, Julie Moriva)
5. "Bulletproof" (Lori McKenna, Chris Tompkins)
6. "Not Tonight" (Shane Stevens, Hillary Lindsey)
7. "Last Night Again" (Jones, Linsey, Lindsey)
8. "Without You" (Jones, Linsey, Van Asa Preston)
9. "Rainbow" (Jones, Linsey, Tommy Henriksen, Chioma Eze)
10. "Eggs Over Easy" (Jones, Linsey, Steffon Hamulak)
11. "Homespun Love" (Keith Urban, Vernon Rust)
12. "Glass Houses" (Jones)

Showroom of Compassion (Cake album)

"Showroom of Compassion" dirilis pada tanggal 11 Januari 2011, adalah album studio keenam yang full-length dari band Amerika, Cake. Ini adalah album pertama band sejak merilis album Pressure Chief pada tahun 2004, waktu terlama sampai saat ini antara dua album studio Cake berturut-turut. Pada 19 Januari 2011, album ini telah mencapai nomor #1 di Billboard 200, menjadi album pertama band untuk menduduki puncak chart disitu.

Latar Belakang dan rilis

Selama sesi awal, Cake merilis album ini, sebuah pernyataan yang mengungkapkan bahwa band ini akan mengubah komponen listrik di studio mereka, sehingga mereka akan bekerja untuk album ini hanya menggunakan tenaga surya. Borrego Solar dipasang pada panel dan semua rekaman album menggunakan sistem baru. Pada waktu rekaman sudah dekat, John McCrea menyatakan bahwa album ini akan terdengar sangat berbeda. Dalam sebuah wawancara dengan harian News Sacramento, McCrea mengungkapkan bahwa musik di album ini akan berkisar pada lagu- lagu rock agresif ke komposisi musik klasik. Di samping itu, McCrea menggunakan piano pada LP, yang tidak pernah ia lakukan sebelumnya karena ia pikir itu terkesan terlalu berkelas. Ia juga mengatakan lagu-lagu dalam album ini adalah pertama kalinya ia telah membuat dengungan suara, yang menurutnya terlalu banyak band-band yang menggunakannya untuk suara yang lebih "megah."

Pada Billboard 200, debut album ini menduduki posisi #1 dengan penjualan mencapai 44.000 copy, angka penjualan terendah album yang menduduki nomer satu di minggu pertama. Meskipun ini pertamanya band menjadikan album ini pada top 10, album terjual sangat jauh lebih rendah dari album sebelumnya yang telah memulai debutnya pada posisi rendah dulu tetapi terjual lebih sejak penjualan diminggu pertama. Meskipun kemunduran pada album ini, para anggota Cake antusias kalau penggemar mereka akan mengucapkan terima kasih atas keberhasilan album ini.

Daftar lagu

Standard Edition:
1. "Federal Funding" 3:50
2. "Long Time" 4:36
3. "Got to Move" 3:40
4. "What's Now Is Now" (Frank Sinatra cover) 3:37
5. "Mustache Man (Wasted)" 4:04
6. "Teenage Pregnancy" 2:41
7. "Sick of You" 3:18
8. "Easy to Crash" 4:08
9. "Bound Away" 3:25
10. "The Winter" 4:06
11. "Italian Guy" 3:11

iTunes Bonus Tracks:
12. "Huge Misunderstanding" (iTunes Bonus Track) 2:38
13. "The Federal Funding March" (iTunes Pre-order Bonus Track) 3:36

Thank You, Happy Birthday (Cage the Elephant album)

Singles dari album "Thank You, Happy Birthday":
1. "Shake Me Down"
Dirilis: 22 November 2010

"Thank You, Happy Birthday" adalah album studio kedua dari band rock Amerika, Cage the Elephant. Album ini dirilis pada tanggal 11 Januari 2011, dan diproduksi oleh Jay Joyce, yang bekerja dalam kapasitas yang sama pada album pertama band.

Single andalan yang berjudul "Shake Me Down", dirilis pada tanggal 22 November 2010 dan diumumkan oleh band melalui account Twitter mereka untuk diputar pada stasiun radio dari tanggal 17 November dan seterusnya. Juga pada tanggal 17 November itu mereka merilis sebuah video tidak resmi untuk lagu ini. Pada tanggal 11 Januari, video resmi dirilis. Pada minggu tanggal 11 Januari, band ini menjadi artist of the week di MTV. Pada tanggal 27 Desember 2010, lagu berjudul "Around My Head" dirilis sebagai free single dalam seminggu di iTunes.

Album ini dirilis pada tanggal 11 Januari 2011 dan pada hari pertama, debut album ini menduduki nomor 1 di iTunes atas download chart. Pada malam yang sama, kelompok ini muncul di Late Show with David Letterman. Selama minggu pertama rilis, album ini terjual lebih dari 39.000 copy di Amerika Serikat, dan memulai debut albumnya yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menduduki di nomer #2 pada Billboard 200.

Daftar lagu

1. Always Something (3:41)
2. Aberdeen (3:12)
3. Indy Kidz (5:02)
4. Shake Me Down (3:31)
5. 2024 (3:10)
6. Sell Yourself (2:11)
7. Rubber Ball (3:47)
8. Right Before My Eyes (3:14)
9. Around My Head (3:11)
10. Sabertooth Tiger (2:51)
11. Japanese Buffalo (3:03)
12. Flow (7:43)
●"Flow" berisi versi alternatif dari lagu "Right Before My Eyes" dimulai sekitar menit 3:49

X&Y (Coldplay album)

Singles dari album "X&Y":
1. "Speed of Sound"
Dirilis: 23 Mei 2005
2. "Fix You"
Dirilis: 5 September 2005
3. "Talk"
Dirilis: 19 Desember 2005
4. "The Hardest Part"
Dirilis: 3 April 2006
5. "What If"
Dirilis: 27 Juni 2006 (Perancis dan Belgia saja)
6. "White Shadows"
Dirilis: Juni 2007 (Amerika Latin saja)

"X&Y" adalah album studio ketiga dari band rock Inggris Coldplay, yang dirilis 6 Juni 2005 di Inggris melalui label rekaman Parlophone. Album ini menampilkan aliran musik elektronik dan diproduksi oleh band, dan produser dari Inggris Danton Supple. produser rekaman dari Inggris Ken Nelson seharusnya menghasilkan banyak album, namun banyak lagu ditulis selama sesi mereka buang karena band tidak puas dengan lagu-lagu tersebut.

Album ini berisi dua belas lagu dan hidden track tambahan, "Til Kingdom Come". Lagu ini dihilangkan dari daftar lagu di sampul belakang album, tapi tertulis sebagai "+" pada label disk dan di buklet album, yang mana lagu itu awalnya direncanakan untuk penyanyi-penulis lagu dari Amerika Johnny Cash untuk direkam dengan Martin, tetapi Cash meninggal sebelum ia dapat melakukannya. Lagu "Talk" muncul di daftar lagu utama, meskipun lagu itu dianggap telah ditaruh ke side-B dan selanjutnya dirilis sebagai album single, setelah sempat bocor online pada awal 2005.

Album ini telah dianggap sebagai pencapaian bagus dari band, menjadi top chart di seluruh dunia, termasuk Inggris dan Amerika Serikat. Dengan akumulasi penjualan lebih dari 11 juta copy, album ini merupakan album terbaik dalam penjualan saat dirilis pada tahun 2005 di seluruh dunia. Album ini telah menelurkan single "Speed of Sound", "Fix You", "Talk", "The Hardest Part", "What If" dan "White Shadows".

Latar Belakang dan perekaman album

Pada bulan Maret 2004, Coldplay mengumumkan rincian saat mengerjakan album X&Y. Rencana awal adalah untuk tetap berada di luar publik sepanjang tahun. Vokalis Chris Martin menyatakan, "Kami benar-benar harus pergi untuk sementara waktu dan kami tidak akan merilis apa-apa tahun ini". Bagaimanapun rencana ini bukan karena tekanan album kedua mereka, A Rush of Blood to the Head, tapi mereka mencoba untuk membuat hal yang terbaik untuk orang yang akan mendengarkan lagu-lagunya. Sebelum pengumuman tersebut, Martin, gitaris Jonny Buckland, dan produser rekaman Inggris Ken Nelson mulai merekam demo sementara di Chicago, Illinois. Band ini kemudian memasuki studio di London pada Januari 2004.

Album yang akan dirilis adalah versi ketiga yang band hasilkan selama sesi akhir, dan beberapa bahkan dianggap sebagai album kelima mereka. Karena band tidak puas dengan hasil dari sesi awal mereka dengan Nelson, yang memproduksi dua album sebelumnya. Tanggal rilis direncanakan awal tahun 2004, dan band menunda album itu sampai Januari 2005. Tetapi karena target tanggal baru sudah dekat, band membuang lagu lagi, yang mereka anggap terdengar masih datar.

Enam puluh lagu ditulis selama sesi ini, lima puluh dua di antaranya dibuang. Band kemudian mulai berlatih lagu untuk sebuah tour yang direncanakan, tetapi lagu-lagunya terdengar lebih baik saat dinyanyikan saat live dibandingkan saat rekaman.

Dalam mencari kesempurnaan lagu-lagunya, Coldplay harus melangkah kedepan dan bekerja keras dengan benar. Band memilih Danton Supple, yang mengolah sebagian besar lagu-lagu dalam album sebelumnya A Rush of Blood to the Head, untuk mengawasi produksi X&Y. Ketika bulan Januari tiba, band ini harus menyelesaikan album. Mereka menyelesaikan lagu "Square One", yang Martin telah gambarkan sebagai "permohonan" untuk masing-masing agar tidak terintimidasi oleh sesuatu atau orang lain. Selama minggu-minggu terakhir bulan itu, band masuk produksi dan telah menempatkan sentuhan akhir pada track.

Drummer Will Champion kemudian mengakui bahwa band ini tidak mau terburu-buru dalam menyelesaikan album karena prospek tour lagi yang begitu menakutkan dan mereka harus memastikan bahwa itu bisa menjadi yang terbaik.

Pada saat itu, band telah menulis sekitar 14 atau 15 lagu. Martin menambahkan bahwa alasan mengapa mereka pulang sampai larut malam adalah bahwa mereka terus menambahkan sentuhan akhir untuk lagu-lagu itu.

Komposisi

Coldplay telah mengutip berbagai musik yang mempengaruhi dalam album ini. Pelopor musik elektronik dari Jerman Kraftwerk terbukti dipakai Coldplay pada lagu "Talk", yang meminjam hook sintetis dari lagu tahun 1981 "Computer Love". Juga musik elektronik tahun 1970-an dari musisi Inggris seperti David Bowie dan Brian Eno. Dari Eno, yang kemudian menghasilkan album Viva la Vida or Death and All His Friends dan album kelima mereka yang akan datang, juga dukungan synthesizer pada lagu "Low". Single pertama, "Speed of Sound", juga mengambil inspirasi musik rhythm dari penyanyi dan penulis lagu asal Inggris Kate Bush pada lagu "Running Up That Hill".

Rilis dan promosi

X&Y pada awalnya rencana akan dirilis tahun 2004, walaupun kabar awal yang diberitakan tidak akan dirilis sampai tahun 2005, Namun, karena preferensi pribadi, lagu yang direkam dalam beberapa sesi yang dibatalkan dan telah di undur, diharapkan album ini dirilis pada Januari 2005. Namun, tanggal baru ini berlalu dan band mengatur jadwal tanggal lain lagi. Pada awal tahun 2005 itulah, album dikabarkan akan memiliki target tanggal rilis antara Maret dan Mei 2005.
Pada awal April, band ini telah menyelesaikan daftar lagu dari album. Akhirnya, album ini dirilis pada tanggal 6 Juni 2005 di Inggris melalui label rekaman Parlophone. Album ini dikeluarkan pada tanggal 7 Juni di AS oleh Capitol Records, dan telah dirilis dengan Copy Control pada sistem proteksi di beberapa daerah. Pada tahun 2008, Capitol merilis versi remaster dari album ini pada dua kaset 180-gram sebagai bagian dari seri "From the Capitol Vaults".

Sekitar tiga bulan sebelum merilis album, Coldplay mulai menyanyikan beberapa lagu dari album ini selama pertunjukan live. Band ini membuat kinerja headlining di stasiun radio KCRW-FM, pementasan lima lagu dari album X&Y dan beberapa lagu favorit lama mereka.

Album ini memiliki empat single utama yang dirilis secara internasional: "Speed of Sound", "Fix You", dan "Talk" pada tahun 2005, dan "The Hardest Part" pada tahun 2006. Single kelima "What If", dirilis pada bulan Juni 2006 pada stasiun radio di Prancis dan lagu berbahasa Perancis di negara Belgia dan Swiss. CD komersial juga dirilis di Belgia dengan fitur B-side yang sama sebagai "The Hardest Part" ("How You See the World" direkam live di Earls Court), yang dirilis pada negara selain pasar Eropa serta Jepang dan Australia. Album ini memiliki single "Tom Lord-Alge Mix" dari "What If" sebagai side-A yang berbeda dari versi album biasa. Akhirnya, pada tahun 2007, "White Shadows" dirilis sebagai single di Amerika Latin, bertepatan saat band melakukan tour di negara tersebut ditahun 2007, yang juga melengkapi album "Tour Edition" yang dirilis di wilayah ini.

Komersial kinerja

Album X&Y ini sukses komersial di Eropa. Debut album ini menduduki pada nomor #1 di UK Albums Chart (membuat ketiga kalinya Coldplay berturut-turut mencapai debut album nomor satu) dengan penjualan mencapai 464.471 copy (yang tertinggi kedua pada pembukaan penjualan dipekan awal dalam sejarah Inggris).

Untuk saat ini, British Phonographic Industry (BPI) telah menganugrai album ini 8x platinum. Album ditempatkan di nomor 9 dalam daftar 20 penjualan album tertinggi pada abad ke-21 di Inggris, yang diterbitkan oleh media Inggris, Music Week.

Pers Amerika telah mengaanggap album X&Y ini merupakan prestasi terbaik bagi Coldplay. Debut album ini menduduki puncak pada US Billboard 200, terjual mencapai 737.000 copy pada pekan pertama, dan penjualan awal melampaui penjualan album sebelumnya band, Parachutes, yang mengumpulkan lebih dari 6.500 copy pada debutnya, dan album A Rush of Blood to the Head dengan penjualan di bawah 141.000 copy. Album X&Y menjadi penjualan album tertinggi kedua pada awal pekan penjualan album di Amerika Serikat untuk tahun 2005, dibawah rapper Amerika, 50 Cent pada album keduanya, The Massacre, yang terjual lebih dari satu juta copy dalam pekan pertama rilis.

Album X&Y ini juga muncul sebagai yang terbesar penjualannya pada debutnya untuk album yang ber-genre rock. Recording Industry Association of America (RIAA) telah menganugrai album ini 3x platinum untuk pengiriman akumulasi lebih dari tiga juta unit. Secara keseluruhan, album ini menjadi album terlaris di tahun 2005 diseluruh dunia, pengiriman yang mencapai lebih dari 8,3 juta copy.
Penghargaan

Album ini memperoleh beberapa penghargaan untuk band. Pada tahun 2006, album ini memenangkan Best British Album di BRIT Awards, dan International Album of the Year di Juno Awards, bersama dengan kelompok hip hop Amerika, Black Eyed Peas. X&Y telah membuat Coldplay ketiga kalinya mereka berturut-turut masuk nominasi Mercury Prize, juga dinominasikan untuk Best Rock Album pada Grammy Awards ke-48, namun kalah dari album U2, How to Dismantle an Atomic Bomb.

Daftar lagu
●Semua lagu ditulis oleh Guy Berryman, Jonny Buckland, Will Champion dan Chris Martin.

Main CD:
1. "Square One" 4:47
2. "What If" 4:57
3. "White Shadows" 5:28
4. "Fix You" 4:54
5. "Talk" 5:11
6. "X&Y" 4:34
7. "Speed of Sound" 4:48
8. "A Message" 4:45
9. "Low" 5:32
10. "The Hardest Part" 4:25
11. "Swallowed in the Sea" 3:58
12. "Twisted Logic" (sebenarnya durasinya cuma 4:31 menit, diikuti dengan diam selama 0:30 menit) 5:01
13. "Til Kingdom Come" (hidden track) 4:10

Bonus Tracks:
14. "How You See the World" (hanya tersedia pada beberapa rilisan di Jepang) 4:04

Tour edition DVD:
Bertepatan dengan tour Coldplay di Australia, Asia Tenggara, dan Amerika Latin, album ini dirilis ulang di wilayah-wilayah sebagai album "Tour Edition", yang juga mencakup semua lagu side-B dan musik video dari single album X&Y pada bonus DVD:

Audio Only Section:
1. "Things I Don't Understand" 04:56
2. "Proof" 04:11
3. "The World Turned Upside Down" 04:33
4. "Pour Me" (Live at the Hollywood Bowl) 05:01
5. "Sleeping Sun" 03:09
6. "Gravity" 06:12

Audiovisual Section
1. "Speed of Sound (video)"
2. "Fix You (video)"
3. "Talk (video)"
4. "The Hardest Part (video)"

Tour edition CD:
Disamping album utama, album"Japan Tour Special Edition" dirilis di tahun 2006. Ini adalah satu-satunya album "Tour Edition" yang memiliki bonus disc sebagai CD (CD Extra), dan tanpa Copy Control. Semua selain album "Tour Editions" memiliki perlindungan copy control. Daftar lagu ini persis dan sama dengan album "Tour Editions".