Rabu, 19 Januari 2011

A Rush of Blood to the Head (Coldplay album)

Singles dari album "A Rush of Blood to the Head":
1. "In My Place"
Dirilis: 5 Agustus 2002
2. "The Scientist"
Dirilis: 4 November 2002
3. "Clocks"
Dirilis: 10 Desember 2002
4. "God Put a Smile upon Your Face"
Dirilis: 14 Juli 2003

"A Rush of Blood to the Head" adalah album studio kedua dari Coldplay. Dirilis pada tanggal 26 Agustus 2002 melalui label Parlophone di Inggris. Album ini diproduksi oleh band dan produser rekaman Ken Nelson. Perekaman dimulai setelah Coldplay menjadi populer di Eropa dan luar negeri saat merilis album pertama mereka, Parachutes, dan khususnya, salah satu single-nya, "Yellow". Tema album ini amat dipengaruhi oleh serangan 11 September di AS, yang terjadi seminggu sebelum perekaman dimulai. Album ini menduduki peringkat nomor #473 untuk 500 Greatest Albums of All Time dimajalah Rolling Stone. Album ini dirilis pada 27 Agustus di AS melalui Capitol Records. Pada tahun 2008, Capitol merilis versi remaster dari album ini sebagai bagian dari edisi "From the Capitol Vaults", Like A Rush of Blood's successors dan album Parachutes ini sukses besar secara komersial.

Album ini menjadi album nomor satu di Inggris. penjualan album terbesar pada abad ke-21. The British Phonographic Industry menganugrai album ini 8x platinum untuk akumulasi penjualan lebih dari 2,6 juta copi di Inggris dan lebih dari 13 juta di seluruh dunia. Album ini melahirkan single hit "In My Place", "The Scientist", "Clocks", dan "God Put a Smile upon Your Face".

Album ini telah dipuji oleh para kritikus musik dan memenangkan Grammy Awards pada tahun 2003 untuk kategori Best Alternative Album (untuk kedua kalinya berturut- turut Coldplay memenangkannya dalam kategori yang sama) dan untuk kategori Record of the Year untuk single "Clocks".

Perekaman & Komposisi Lagu

Band ini mulai merekam lagu- lagu untuk album ini di London seminggu setelah serangan 11 September di Amerika Serikat. Sebelum band ini tinggal di London, mereka tidak mempunyai tujuan. Mereka memutuskan untuk pindah ke Liverpool, di mana mereka merekam beberapa lagu di album Parachutes. Sesampai di sana, vokalis Chris Martin mengatakan bahwa mereka menjadi terobsesi untuk merekam lagu.

"In My Place" adalah lagu pertama yang direkam untuk album ini. Coldplay menciptakan lebih dari 20 lagu untuk album ini. Beberapa materi baru mereka, termasuk materi lagu "In My Place" dan "Animal", tertunda karena band masih tur album Parachutes. Judul album terungkap melalui sebuah posting di Situs resmi band. Selama sesi rekaman awal di Liverpool, pada setiap akhir pekan, vokalis Chris Martin dan gitaris Jonny Buckland mempunyai kegitan sendiri masing-masing, dan cuma dihari senin mereka mempresentasikan ide lagu itu untuk dikembangkan. pada saat Album ini hampir selesai, Martin pergi ke studio pada suatu malam dan menulis sebuah riff piano bahwa ia telah menyatakan "baru saja keluar ide". Band ini mengakui bahwa versi awal lagu yang akan menjadi single "Clocks", pertama kali Martin mainkan khusus kepada anggota band mereka. Alasan itu sudah terlambat untuk memasukkan lagu itu ke album, mereka merekam versi demo dan disertakan pada CD yang bertanda "Songs for #3", menampilkan trek yang belum selesai. Mereka bermaksud untuk memasukkan pada album studio ketiga mereka mendatang.

Pada Juni 2002, band menyeelesaikan album A Rush of Blood, akan tetapi mereka bersepakat dengan label untuk menunda peluncuran album sampai mereka benar-benar puas. Selanjutnya banyak lagu dibuang karena lagu-lagu itu terdengar nyaris seperti lagu- lagu yang ada di album Parachutes. Martin telah mengklaim bahwa itu akan menjadi tidak menarik. Setelah headlining Glastonbury Festival pada tahun 2002, Coldplay kembali ke studio dan bekerja pada beberapa lagu dari "Songs for #3" yang mereka hasilkan sebelumnya. Manajer band Phil Harvey, mendengar lagu "Clocks" dan mendesak mereka untuk mengolah segera. Martin berkomentar bahwa lagu sebelumnya memang lebih santai karena saat menciptakan lagu itu, pikiran mereka dalam keadaan nyaman.

Beberapa lagu di album ini adalah tentang hubungan. Lagu ini didasarkan pada kenyataan, tetapi menurut Martin, mereka ditulis dengan sentuhan fiksi. Lagu-lagu itu seperti dongeng, mereka memiliki awal dan akhir dan Anda dapat membuatnya bekerja dengan sempurna.

Pengemasan album
Cover untuk album A Rush of Blood to the Head dirancang oleh fotografer Sølve Sundsbø. Sundsbø telah disewa oleh majalah Dazed & Confused di akhir tahun 1990-an untuk menghasilkan sesuatu dengan teknologi, yang membuat semua menjadi serba putih. Sebagai seniman, ia mencoba melakukan hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya, yang hampir mustahil, dia mengambil gambar dengan menggunakan mesin scan 3D.

Model untuk tembakan ini mengenakan rias wajah putih semua untuk menghasilkan gambar dengan hasil terbaik. Editor dari majalah menyukai gambar ini dan akhirnya ditampilkan dalam berita mereka. Martin melihat gambar di majalah dan mendekati Sundsbø untuk minta ijin menggunakan gambar itu pada cover dari album A Rush of Blood to the Head. Untuk album single, Martin bertanya kepada Sundsbø apa yang bisa dilakukannya; lalu Sundsbø menyarankan untuk sampul albumnya, men-scan gambar wajah setiap nggota band

Buklet sampul album ini hanya berisi dua foto yaitu Coldplay saat dilokasi yang dikabarkan di hutan, dan di studio. Keduanya diambil oleh kamera. Gambar sampul album ini juga dipilih oleh Royal Mail untuk "Classic Album Cover" pada sebuah perangko yang dikeluarkan pada bulan Januari 2010.

Komersial kinerja
Debut A Rush of Blood to the Head menduduki pada nomor satu di UK Albums Chart, terjual mencapai 273.924 copy. The British Phonographic Industry memberikan album ini 8x platinum untuk akumulasi penjualan lebih dari 2,6 juta copy. Dengan rilis berikutnya dari single "Clocks" dan "The Scientist", album ini menghabiskan lebih dari satu tahun pada tabel chart. Album ini telah ditempatkan di nomor tujuh pada daftar United Kingdom's 20 biggest- selling albums pada abad 21, yang diterbitkan oleh media Inggris Music Week.

Debut Album ini menduduki pada nomor lima di Amerika Serikat dengan penjualan mencapai 144.000 copy pada pekan pertama, lebih kuat dari album pendahulunya, Parachuter, yang debutnya di nomor 189 pada bulan Desember 2000. Sejak itu album ini telah mendapatkan 4x platinum dari Recording Industry Association of America dengan penjualan lebih dari 4.710.000 copy. Dan telah memdapatkan 5x platinum dari Australian Recording Industry Association, yang memiliki akumulasi pengiriman lebih dari 350.000 copy, dan memdapatkan 4x platinum dari Canadian Recording Industry Association untuk pengiriman lebih dari 400.000 copy.

Penghargaan

A Rush of Blood to the Head telah menerima beberapa penghargaan untuk band dari international music press. Pada tahun 2002, mendapatkan penghargaan untuk kategori Best Album pada Q Awards. Pada tahun yang sama, band ini memenangkan dua Grammy Awards, untuk kategori Best Alternative Music Albums dan Best Rock Performance by a Duo or Group with Vocal untuk lagu "In My Place". Pada tahun 2003, Album ini juga memenangkan Best British Album pada BRIT Awards, dan tahun berikutnya pertama kalinya mereka memperoleh Penghargaan Grammy Award untuk kategori Record of the Year pada lagu "Clocks".

Album ini dipilih pada tahun 2002 sebagai Billboard magazine's Critics' Choice. Pada tahun berikutnya, album ini menduduki peringkat nomor 473 pada daftar 500 greatest albums of all time. Pada tahun 2007, The National Association of Recording Merchandisers and the Rock and Roll Hall of Fame merilis daftar yang mereka sebut dengan istilah "The Definitive 200 Albums of All Time", dan album A Rush of Blood to the Head di peringkat nomor 65 pada daftar itu. Album ini dinominasikan untuk BRIT album of 30 years pada Brit Awards 2010.

Daftar lagu
●Semua lagu ditulis oleh Guy Berryman, Jonny Buckland, Will Champion dan Chris Martin.

1. "Politik" 5:18
2. "In My Place" 3:48
3. "God Put a Smile upon Your Face" 4:57
4. "The Scientist" 5:09
5. "Clocks" 5:07
6. "Daylight" 5:27
7. "Green Eyes" 3:43
8. "Warning Sign" 5:31
9. "A Whisper" 3:58
10. "A Rush of Blood to the Head" 5:51
11. "Amsterdam" 5:19

Tidak ada komentar:

Posting Komentar